Foto Warteg di Daerah Makkah

Warteg
Warteg di Tegal

Warung Tegal, atau biasa disebut warteg, keberadaannya memang sangat ditungu-tunggu bagi penikmat kuliner yang mempunyai dana terbatas namun dengan rasa yang spesial. Warteg tidak hanya ada di Indonesia, namun  ada juga beberapa warteg yang ada di luar Indonesia seperti di Jepang, Australia, dan Makkah.

Biasanya pedagang warteg berasal dari warga desa Sidapurna, Sidakaton & Krandon, Kecamatan Dukuhturi Kabupaten Tegal. Tetapi juga banyak yang bukan dari Tegal.

Berikut beberapa foto warteg di Makkah yang didapatkan oleh fotografer Nurul Hidayati di daerah Zahir.

 

Warteg di daerah Zahir, Makkah

 

Tempat pria dan wanita dipisahkan sesuai aturan pemerintah setempat
Pecel lele dibandrol 9 riyal, nasi 2 riyal. Lele tersedia di Makkah dan merupakan impor dari Thailand
Pelanggan warteg mengakhiri santapannya. Warung ini buka pagi hingga 23.30 WAS.
Yusuf Tahir dari Afrika suka makan di warteg ini karena enak dan murah.

Menurut infonya, warteg di Zahir tersebut kepunyaan orang Pekalongan.

Selain Warteg, banyak juga pedagang Martabak dari Tegal, khususnya Lebaksiu yang berjualan di luar Tegal dan luar Indonesia.

Nah, jadi kenapa kita harus malu makan di Warteg? Seharusnya kita menjadi lebih bangga. Dari warung yang sederhana bisa Go International 🙂

 

Sumber:

http://foto.detik.com/readfoto/2011/10/31/085718/1756050/157/1/

http://id.wikipedia.org/wiki/Warteg

http://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Tegal

7,022 total views, 1 views today

Related posts

  • bangga sekali kuliner Indonesia bisa mendunia, dari sejak smp saya biasa makan di warteg 😀