Festival Jajanan Kuna Khas Tegal

festival jajanan kuna tegal 2014Bicara tentang kuliner, seakan lidah kita langsung berdecap. Tidak pernah ada habisnya dan seakan selalu menarik untuk dibahas dan tentu saja menarik untuk dinikmati. Sama halnya dengan event yang satu ini, yang merupakan rangkaian peringatan hari jadi Kota Tegal yang ke-434, Festival Jajanan Kuna Khas Tegal yang berlangsung selama 3 (tiga) hari dari tanggal 17 hingga 19 April 2014 kemarin.

Jauh hari sebelum acara diselenggarakan, banyak sekali yang penasaran dengan konsep acaranya. Terutama yang bertanya via mention ke @infotegal. Memang sangat sedikit informasi yang kami peroleh mengenai acara tersebut hingga akhirnya H-1 ada CP yang bisa kami hubungi sehingga kami bisa lebih lengkap lagi dalam nge-twit ke follower.

jajanan kuna tegalNamanya jajanan kuna, sehingga yang tersedia merupakan jajanan jadul yang sudah sulit ditemui, atau biasanya hanya bisa ditemui pada event-event khusus. Kalaupun ada, biasanya juga hanya tersedia di pasar tradisional. Sebut saja, cetot, gejos, awul-awul, alu-alu, puli, berbagai macam bubur, pipis puntir, bongko, glotak, kukuran, gembleb, kapur, gemblong ketan, ongol-ongol, dan masih banyak lagi yang lainnya.

jananan kuliner khas tegalAcara ini terbilang baru, sesuai dengan kepemimpinan yang baru pula, Bundha Sitha dan Pak Nursoleh sebagai walikota terpilih. Banyak acara baru dan kreatif yang diadakan untuk memperingati hari jadi tersebut. Untuk festival ini, diselenggarakan di lapangan Alun-alun Kota Tegal (AAT) dibuka pada jam 15:30 oleh Bapak Nursoleh selaku Wakil Walikota Tegal. ada sekitar 30 stand yang diisi oleh PKK Kelurahan dan Kecamatan, Tim Penggerak PKK Kota Tegal dan 2 stand dari Teh2Tang.

Pada hari pertama, kuliner tersebut tidak dipungut biaya, alias gratis. Jadi bisa dibayangkan antusiasme dari para pengunjung untuk mencicipi kuliner yang enak-enak tersebut. Sedangkan hari kedua dan ketiga, pengunjung dikenakan biaya mulai Rp. 1.000 untuk 1 buah jajanan.

Semoga ke depan acara seperti ini bisa terus digiatkan agar kuliner asli Tegal tidak hilang ditelan zaman. terlebih lagi tidak hanya menggandeng PKK saja, namun juga anak-anak muda Tegal dan kuliner lain yang belum ada untuk bisa ikut serta. Dan acara-acara seperti ini bisa menjadi daya tarik wisatawan baik dari dalam Tegal sendiri maupun dari luar Tegal untuk sekedar mencicipi ataupun bernostalgia dengan jajanan tersebut.

 

2,423 total views, 1 views today