Temu Penyair Negeri Poci di Tegal

Tegal—Temu Penyair dari Negeri Poci akan dihelat di Tegal, 20-22 Juni mendatang. Kegiatan ini berkaitan peluncuran antologi puisi Dari Negeri Poci 5: Negeri Langit, penerbit Kosakatakita bekerja sama dengan Komunitas Radja Ketjil.

Menurut Ketua Pelaksana Temu Penyair dari Negeri Poci, M. Enthieh Mudakir, acara ini akan dilaksanakan di Gedung Wanita-Dewan Kesenian Tegal Jalan Setiabudi, Kota Tegal. Untuk memudahkan urusan, panitia meminta para penyair yang akan hadir dapat menghubungi panitia.

“Karena bagi penyair yang telah melapor, panitia menyediakan akomodasi memadai di Hotel Aleksander, Jalan Jendral Sudirman No 30, Tegal,” kata Enthieh didamping sekretaris pelaksana Dyanindra Srikumara (Nindra), Selasa (27/5) malam.

Untuk penyair dari luar kota/luar pulau yang ingin hadir dalam acara ini, kata Enthieh kagi, diharapkan menghubungi melalui SMS kepada Sdr. Adri Darmadji Woko (Jakarta) dengan nomor kontak 08556-177-6210 atau  Sdr. Joshua Igho (Tegal, 0877-300-76863).

“Paling lambat sebelum tanggal 20 Juni. SMS dalmm format:  Nama Penyair, Asal Kota, Perkiraan Sampai Tegal,” jelas Enthieh lagi.

Lebih lanjut dikatakan Mudakir, temu penyair ini akan diisi peluncuran antologi puisi Dari Negeri Poci: Negeri Langit, pembacaan puisi, dan diskusi mengenai perpuisian Indonesia.

Antologi puisi yang meminjam ikon Poci bagi Kota Tegal ini menghimpun sebanyak 153 penyair Indonesia, baik menetap di Tanah Air mauoun luar negeri.  Penerbitan antologi puisi “Negeri Poci” pertama kali digagas untuk mengingat suatu kurun Kota Tegal pernah tercatat sebagai “gudang penyair” andal di Tanah Air.

Di Tegal juga dikenal pennyair Piek Ardijanto Supriadi yang banyak menginspirasi para penyair muda kala itu. Pak Piek, demikian biasa disapa, tinggal di Gang Marpangat, Tegal, saat ini sudah tiada. Selain PAS, Tegal juga memiliki Widjati, penyair “eksentrik” dan sesepuh bagi penyair muda di Indonesia.

Sumber: TerasLampung

1,270 total views, 1 views today