Road to Grand Final Duta Wisata Kabupaten Tegal 2015

Duta Wisata Kabupaten Tegal 2015
Sosialisasi di Alun-alun Slawi (AAS)

Pendaftaran Duta Wisata 2015 sudah ditutup sejak kemarin (14/09), saatnya masuk karantina dan pembekalan bagi para finalis yang telah lolos seleksi sebelumnya. Di hari Minggu pagi (20/09), diadakan road show pra event yang dimulai di Alun-alun Slawi (AAS) dengan agenda kegiatan sosialisasi pariwisata kepada pengunjung AAS. Sosialisasi ini dimaksudkan selain untuk mempromosikan wisata yang ada di Kabupaten Tegal, juga untuk melatih mental peserta ketika terjun langsung ke masyarakat. Selain itu juga, diharapkan juga para finalis dapat bersosialisasi dengan baik di tengah masyarakat.

Kegiatan ini cukup membuat antusias pengunjung AAS, terlebih baru permata kali ada acara pra event yang seperti sekarang ini. Pertanyaan demi pertanyaan dilontarkan oleh para finalis untuk mengetahui sejauh mana mengenai wisata-wisata yang ada di Kabupaten Tegal. Tidak banyak waktu yang disediakan, hanya 45 menit. Namun cukup untuk menambah pengalaman bagi para peserta.

Duta Wisata Kabupaten Tegal 2015
Para Finalis Mengunjungi Rumah Wayang 2 di Slawi

Perjalanan selanjutnya dilanjutkan ke Rumah Wayang 2 yang berada di Komplek Rumah Dinas Bupati Tegal. Di tempat ini, dijelaskan mengenai koleksi-koleksi wayang Ki Enthus Susmono oleh pemandu. Pada kegiatan ini, para finalis juga diberi wawasan mengenai salah satu budaya yang ada di Tegal. Khususnya dunia perwayangan.

Jam 10 pagi perjalanan dilanjutkan ke RM Parigogo yang terletak di Jl. Raya Pangkah. Salah satu rumah makan yang berkonsep apik dan homey. Pepohonan rindang tumbuh subur di sana sini. Tidak salah jika tempat ini dijadikan sebagai tempat photo session yang nantinya digunakan sebagai ajang promosi agar mendapat dukungan dari masyarakat luas, khususnya warga Tegal.

Jika kami amati, kostum yang digunakan, juga jauh berbeda dengan tahun sebelumnya. Jika di tahun 2014 lebih ke kostum batik, tahun ini mirip dengan kostum Abang None. Bagi finalis putra, menggunakan baju koko berwarna putih dengan sarung yang diselempangkan di leher. Bagi finalis putri, menggunakan kebaya plus jarik yang modern.

Tidak hanya melakukan photo session, di tempat ini juga dilatih QnA yang ditonton secara langsung oleh pengunjung Pari Gogo. Tentu saja, agar mental para finalis menjadi lebih siap.

Semoga saja, seluruh rangkaian kegiatan in idapat mencetak Duta Wisata Kabupaten Tegal yang lebih siap bersaing di kancah nasional maupun internasional.

Terima kasih Anne untuk laporan dan foto-fotonya 🙂

 

 

1,560 total views, 2 views today