Kesenian Ebeg atau Barongan Juga Ada di Tegal

Kesenian Ebeg Barongan Jaran Lumping Tegal

Masih ingat dengan kata “pedawangan”? Semacam ondel-ondel yang biasanya fungsinya untuk menakut-nakuti anak kecil. Nah di daerah Tegal juga ada, namanya Ebeg atau sering disebut juga dengan Barongan. Kesenian ini biasanya satu paket dengan jaran lumping. Fungsinya bukan untuk menakut-nakuti anak kecil ya, namun sebagai kesenian daerah yang nyaris punah. Ebeg atau barongan, menggunakan kostumnya sangat sederhana. Hanya menggunakan karung goni sebagai penutupnya dan mulut menggunakan kayu sederhana. Pemain ebeg terkadang sengaja dibuat kerasukan agar penampilan menjadi lebih menarik. Namun saat kerasukan, tak seagresif kuda lumping. Sehingga atraksinya hanya memutar…

Read More

Angger Ora Sing Nglakoni Sedekah Bumi, Aja Kakehan Cangkem!

Sedekah Bumi Cacaban Tegal 2016

Begitulah kutipan sambutan bupati Tegal, Ki Enthus Susmono dalam acara Sedekah Bumi Waduk Cacaban yang berlangsung pagi tadi di obyek wisata Taman Tirta Waduk Cacaban yang dihadiri oleh ratusan warga. Ki Enthus berucap demikian karena santernya komentar negatif orang, terutama warga Kabupaten Tegal mengenai tradisi yang diselenggarakan setiap bulan Suro, penganggalan Jawa ini. Tak hanya sekali ini saja, sambutan beliau di acara sedekah bumi tahun kemarin pun hampir sama. Beliau juga menanggapi kenapa menggunakan endhas kebo (baca: kepala kerbau) , “Bisane nganggo endas kebo sih, iya pan nganggo endase kowen…

Read More

Sedekah Laut Muarareja, Antara Tradisi dan Potensi Wisata Tegal

Matahari belum begitu tinggi, namun suasana di kampung nelayan Muarareja Kota Tegal sudah mulai dipenuhi warga yang semenjak kemarin sudah antusias akan mengikuti tradisi tahunan di bulan Suro (penanggalan Jawa). Kapal-kapan nelayan yang biasanya digunakan untuk mencari nafkah, hari ini dihias sedemikian rupa sehingga nampak cantik dan menarik. Tak hanya dihias, perahu juga diisi dengan buah-buahan, jajanan pasar seperti lepet dan ketan, kembang, dan ada satu perahu yang khusus membawa kepala kerbau. Menjelang siang diadakan semacam pertunjukan wayang di depan TPI Muarareja dan sekitar pukul 10:30 acara baru dibuka oleh…

Read More

Bahasa Tegal Kian Punah

kamus tegal indonesia

Dalam rangka menjalankan aktivitas reses pada Masa Persidangan IV Tahun Sidang 2015-2016, Anggota Komisi Bidang Kebudayaan DPR RI Fikri Faqih menerima banyak masukan dan aspirasi terkait pelestarian budaya Tegal, khususnya Bahasa Tegal. Fikri menerima masukan tersebut sebab, menurut Budayawan Tegal Hadi Mulyono, banyak masyarakat yang salah mempersepsikan dan tidak memerdulikan Bahasa Tegal. “Saya merasa Bahasa Tegal tidak diperhatikan sama sekali, baik pemerintah pusat maupun daerah. Bahasa Tegal selalu dianggap sama dengan Bahasa Jawa. Padahal, Bahasa Tegal memiliki nilai dan keluhurannya sendiri sebagai bagian warisan budaya,” jelas Budayawan Hadi Utomo kepada…

Read More