Ki Dalang Jadi Bupati, Video Mata Najwa “Hati-hati Bupati”

Tanggal 29 Januari 2014, di Program acara Mata Najwa (@MataNajwa) yang disiarkan oleh Metro TV menghadirkan Bupati Tegal terpilih, Ki Enthus Susmono pada episode Hati-hati Bupati. Tidak hanya Ki Enthus saja yang diundang di episode ini, namun juga bupati dari daerah lain. Banyak hal yang diceritakan oleh Ki Enthus Susmono mulai dari motivasi, suka duka hingga pengalaman pahit beliau yang pernah dipenjara karena dituduh melakukan provokasi pada hasil pemilihan Bupati Tegal tahun 2008. Bukan dalang namanya jika dalam acara ini beliau tidak mendemokan keahlian mendalangnya, wayang yang beliau hadirkan adalah…

Read More

Finalis Lomba Fotografi #SiUdik2

Dari puluhan, kami (Panitia Lomba Fotografi) telah memilih 23 foto terbaik Finalis Lomba Fotografi #SiUdik2. Please like and share your favorite photo until Jan 29th 2014! Vote ini merupakan bagian dari penilaian kompetisi untuk menentukan siapakah Jawara dari Lomba Fotografi #SiUdik2. Enjoy this Top 23 Best Photo of #SiUdik2 (In random order). Enjoy it! #TryOurSBMPTN | 2-2-2-14 | @SMP1Tegal | @SMAN3Slawi  

Read More

Pesan Sunyi Fosil Semedo

Keringat jatuh satu ke layar ponsel ketika saya membuka pesan singkat mas Dessy pagi itu. “Mas, ke Bahari Inn ya, bareng saya.” Demikian pesan itu tertulis. Saya terkejut, dan baru ingat bahwa hari itu, jam10 pagi, ada undangan Focus Group Discussion (FGD) pembuatan master plan situs Semedo di hotel Bahari Inn. Saya lihat jam sudah menunjukkan angka 9 lebih, dan saya sama sekali belum siap, karena baru saja selesai bermain tenis dan masih berada di lapangan. Keringat pun masih mengucur deras tanpa ragu. Badan dan kaos yang saya kenakan jadi…

Read More

Buku Dialek Tegal

Buku Dialek Tegal

Buku Dialek Tegal, kata dan Ungkapan Khusus dalam Konteks ini dibuat oleh bapak Drs. Suparno E.P yang dipersembahkan untuk masyarakat Tegal, Brebes, Pemalang, dan sekitarnya. Buku ini diterbitkan oleh CV. Harta Prima yang ada di Purwokerto. Penulis memilih pendekatan praktis yaitu dengan merekam kata, ungkapan yang hidup dan menyusunnya menjadi kalimat dalam konteks sosialnya. Penyusunan buku ini juga melibatkan nara sumber dari Tegal, Pemalang, dan Brebes. Buku yang sekilas seperti buku saku ini sangat mudah untuk dibaca dan dipahami, karena setiap kata terdapat contoh pengucapan dan disertai juga dengan contoh…

Read More

Tegal Berbagi: Berbagi Itu… Membahagiakan

#TegalBerbagi, “Berbagi Itu… Membahagiakan” Setuju?? Yuk buktikan berbagi bareng teman-teman dari Panti Daarul Faroh Harjosari, Panti Putra harapan Pakembaran, dan Panti Santo Aji Slerok. Catat waktunya ya, hari minggu mulai jam 09:00 pagi tanggal 23 Februari  2014. Bertempat di Panti Asuhan Daaarul faroh Harjosari, itu lho yang di selatannya Markas 407 Ujungrusi 😀 Ada banyak agenda kegiatan, antara lain: Akustik Asik, Pemutaran Film Pendek, Celoteh Dina Rizkyana dari Kampung Dongeng, dan beragam permainan asyik. Bagi yang mau ikut serta, atau mau menyumbangkan sebagian rizkinya, bisa kok. Bisa dalam bentuk uang.…

Read More

Sejarah Desa Kemantran

Kemantran adalah sebuah desa yang terletak di Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal, Indonesia. Desa ini terletak di pusat kecamatan sekaligus menjadi ibukota kecamatan Kramat. Sebelah utara berbatasan dengan desa Babakan, sebelah selatan dengan desa Bumiharja, sebelah timur dengan desa Kertaharja, dan sebelah barat dengan desa Jatilawang. Desa Kemantran mempunyai sebuah Pasar Tradisonal yang cukup besar ramai dengan pedagang yang datang dari desa tetangganya. Lapangan standar sering dipergunakan untuk menggelar pertandingan sepak bola antar desa, upacara agustusan, dan pasar malam, serta bioskop layar tancap berada di depan Kantor Kepala Desa. Penduduk umumnya…

Read More

Menggagas Wisata Sejarah dan Budaya di Kabupaten Tegal

Gerbang Desa Wisata Sejarah Kabupaten Tegal

Tulisan ini sebenarnya sudah saya siapkan setahun yang lalu (2010), tapi tidak saya publikasikan. Sudah berulang kali saya print ( Cetak ) dengan niat untuk dikirim ke harian lokal atau regional. Tetapi saya masih ragu ragu apa nanti dimuat atau tidak, karena sudah lama saya tidak menulis. Tetapi membaca harian Suara Merdeka terbitan 18 April 2011, di halaman pantura C, paling bawah ada judul yang menggelitik sehingga saya tergingat akan tulisan saya ini. “Pemkab Prioritaskan Wisata Sejarah”, judul ini bila ditarik garis lurus akan menyambung dengan judul tulisan saya. Seperti…

Read More

Tegal dalam Kacamata Pramudya Ananta Toer

 Meninggalkan Brebes berarti juga lambat laun meninggalkan tanjung atau Ujung Brebes. Sebelas kilometer kemudian, setelah Jalan Raya Pos mendekati pantai, tibalah orang di Tegal, terletak di hampir terdalam garis garis teluk lebar. Tanahnya subur dengan menghasilkan aneka ragam hasil bumi melimpah. Tidak mengherankan bila sebelum dan semasa Daendels, kota-kota pantai pesisir teruatama Tegal menjadi mangsa perompak yang datang gelombang demi gelombang. Dengan dalih melindungi keselamatan penduduk, VOC mendirikan benteng. Sama seperti di kota-kota pantai pesisir Laut Jawa selebihnya. Baik sebelum masa ofensif Mataram ke Batavia, 1629, Tegal adalah gudang beras…

Read More

Tradisi Berkirim Makanan di Rabu Pungkasan

Rabu Pungkasan atau Rabu Wekasan adalah rabu terakhir di bulan Safar (perhitungan Jawa). Tradisi Rabu Pungkasan di tiap daerah berbeda – beda, terutama di Tegal. Ada yang menyelenggarakan pengajian, pasar kaget, dan lain – lain. Namun selain ritual tersebut ada tradisi unik yang patut dilestarikan, yaitu berbagi makanan seperti Nasi Langgi, Ketupat, Mie dan lain-lain. Alasan tradisi ini patut dilestarikan adalah tradisi ini mengajarkan kita untuk saling berbagi dalam kesederhanaan. Selain itu juga untuk mempererat tali silaturahmi.

Read More

Situs Watu Lumpang Mbah Beji Balapulang Kulon

Pada hari Kamis tanggal 9 Mei 2013 melaksanakan hasil musyawarah anggota LMDH Manggala Dharma desa Balapulang Kulon Kec. Balapulang Kab. Tegal, telah sepakat untuk Nguri – uri (Menjaga dan melestarikan) cagar budaya peninggala Pra Sejarah Situs Purbakala Watu Lumpang sebagai kelanjutan tradisi lokal yang telah ada sebelumnya dan menjaga nilai sejarahnya, yang terdapat di lokasi / kawasan Beji (Mbah Gede Beji) desa Balapulang Kulon Kec. Balapulang Kab. Tegal, di bawah rerimbunan tanaman Jati wilayah Pangkuan Hutan Perum Perhutani Petak 84 luas 0,1 Ha merupakan Kawasan Perlindungan Setempat (KPS) RPH Kaligimber…

Read More

Asal Muasal Desa Randusari, Kecamatan Pagerbarang, Kabupaten Tegal

Randusari merupakan salah satu dari 13 desa di kecamatan Pagerbarang kabupaten Tegal. Desa terbesar dan terbanyak penduduknya dibandingkan dengan desa-desa yang lain. Desa ini merupakan gabungan dari dua desa yang disatukan pada masa perjuangan Republik Indonesia. Desa Randusari merupakan daerah  perbatasan antara kabupaten Tegal dengan Kabupaten Brebes.Randusari  Masih termasuk ke dalam wilayah Kabupaten Tegal.Pada waktu itu  Berpenduduk sekitar 12 ribu jiwa lebih dengan 6 pedukuhan termasuk wilayah teritorial kecamatan Pagerbarang.

Read More

Bahasa Tegal Yang Unik

Pendahuluan Menurut EM Uhlenbeck,seorang ahli bahasa Jawa dari Belanda mengelompokkan bahasa Jawa menjadi 3 kelompok,yakni: a.Kelompok bahasa Jawa bag.timur (Malang,Surabaya,Madiun) b.Kelompok bahasa Jawa bag.tengah(Surakarta,Yogyakarta dan Semarang) c.Kelompok bahasa Jawa bag.barat (Tegal,Banyumas,Cirebon,Banten Utara). Bahasa Tegal adalah bahasa yang digunakan sebagai sarana komunikasi, identitas/jatidiri masyarakat yang berasal dan bertempat tinggal di wilayah Tegal (kota/kab) dan sebagian kab.Brebes dengan penutur kl.3 juta. Sebagai sebuah bahasa,bahasa Tegal memiliki ciri dan kaidah sendiri dalam hal fonetis-fonologis (huruf dan bunyi),morfologi (pembentukan kata dengan penambahan/pengurangan huruf) ,sintaksis (susunan kata dalam kalimat) maupun semantik.(tatabahasa).

Read More