Satu lagi wisata yang ada di Kabupaten Tegal, yaitu Pantai Purwahamba Indah atau biasa disebut Purin. Ada pula yang menyebutnya Pantai Sosro. Salah satu wisata pantai alternatif yang patut dicoba. Dengan lokasi yang strategis, yaitu di Jalan Pantai Utara (Pantura) Jawa Tengah, membuat tempat wisata ini mudah diakses dari mana saja.
Read MoreYear: 2012
Bagus Setiawan Warga Slawi yang Ngetop
Bagus Setiawan? Mungkin banyak yang belum kenal, tetapi apabila dikaitkan dengan Indonesian Idol 2012, pasti banyak yang tau. Ya, Bagus adalah salah satu peserta seleksi Indonesian Idol 2012 yang tak lolos seleksi. Bagus dikenal dengan suara medok Khas Tegal ketika menyanyikan lagu “Angin”-nya Radja.
Read MorePerbedaan Tahu Aci, Tahu Pletok, dan Tahu Upil
Tegal memang “Laka-laka”, selain unik penduduknya, selain itu juga penuh dengan kuliner yang mungkin tidak ditemukan di tempat lain. Salah satunya Tahu Aci. Ya, kuliner ini dibuat menggunakan tahu kuning dan adonan aci (tepung kanji). Namun kali ini kita tidak membahas terlalu detail mengenai Tahu Aci. Karena kita akan membahas mengenai perbedaan antara Tahu Aci, Tahu Pletok, dan Tahu Upil. Yuk disimak. 🙂
Read MoreWisata Pantai Alam Indah (PAI) Tegal
Setelah penat beraktifitas, yuk kita berwisata di Pantai Alam Indah (PAI) Tegal. Tempat wisata ini dekat dengan pusat Kota Tegal. Jadi masih bisa dijangkau dengan kendaraan. Lokasinya pun cukup strategis, karena melalui Jalan Pantura.
Read MoreOleh-oleh Khas Tegal
Berikut oleh-oleh khas Tegal yang paling banyak diminati, ada latopia, pilus, antor, poci tanah liat, dan masih banyak lagi.
Read MoreLuruh Ilmu, Lagu Ciptaan Orang Tegal
Setelah lagu Tegal Keminclong Moncer Kotane, kini kami mencoba membahas lirik lagu Luruh Ilmu, yang diciptakan oleh Ophi Iskhaq, rapper Indie dari Tegal. Lagunya riang, kocak, dan yang pasti berlogat Tegal kental. Namun meskipun kocak, bukan berarti lagu ini tidak mempunyai pesan. Lagu ini punya pesan tersendiri agar kita rajin menuntut ilmu. Yuk mari disimak liriknya.
Read MoreAlamat dan Telepon Customer Service Center Provider Telepon Seluler di Tegal
3 Care Jl. Kartini Kota Tegal (sebelah Nokia care) Axis Shop Jl. KH. Wahid Hasyim No. 7 (Komplek Ruko Bani Saleh). Tegal Gerai ESIA Jl. Gajahmada 33 Tegal XL Center Jl. Gajah Mada No. 28 – Tegal. Senin – Sabtu 09.00 – 17.00 Grapari JL. Gajah Mada Tegal (utara Plasa Telkom Tegal). Telp: 0283 351686. Senin – Jumat 08.00-18.00 & Sabtu 08.00 – 12.00 SmartFren Jl.Letjend. Suprapto no.86 C (dekat Mitra). Telp : 0283 325480. Senin – Jum’at 08:30 – 19:00 & Sabtu 08:30 – 12:30 Galeri Indosat Jl Kartini…
Read MoreKi Barep, Dalang dari Tegal
Terlahir di Tegal pada 6 Desember 1963, Ahmad Jamnuri atau biasa disebut Ki Barep adalah salah seorang dalang yang lebih berkonsentrasi pada Pagelaran Wayang Golek Khas Tegalan. Mesikpun begitu, sebenarnya dia belajar dasar dari pakeliran wayang kulit. Beliau memulai debutnya saat masih duduk di bangku SMA (tahun 1984). Hingga kini telah ratusan repertoar cerita dibawakan, baik di panggung profesional maupun panggung presiasi seni-budaya. Selain mendalang, Ki Barep juga aktif mengelola sanggar seni Sorban Ireng dan mengajar sebagai guru olah raga di SMK 2 Slawi.
Read MoreSejarah Sekolah T.H.H.K di Tegal
T.H.H.K merupakan kepanjangan dari Tiong Hoa Hwee Kwan atau Rumah Perkumpulan Tionghoa adalah sebuah organisasi yang didirikan tanggal 17 Maret 1900 oleh beberapa tokoh keturunan Tionghoa di Jakarta (waktu itu bernama Batavia). Tujuan utama para pendirinya adalah untuk mendorong orang Tionghoa yang bermukim di Indonesia (waktu itu bernama Hindia Belanda) untuk mengenal identitasnya. Kegiatan utama THHK antara lain membangun dan membina sekolah berbahasa Mandarin. Yang paling terkenal adalah THHK Batavia (Bahoa) dan THHK Tegal (Zehoa). Tahun 2006, masyarakat alumni THHK Tegal merayakan 100 tahun sekolah THHK yang ditutup oleh Pemerintah…
Read MoreTegal, Jepangnya Indonesia?
“ATI-ATI mbokan dolan neng Tegal. Aja jagongan neng pinggir dalan, mbokan disulap dadi kompor,“ ungkap seorang kawan saat di kampus dulu. Tidak tahu kenapa, ungkapan (bernada olok-olokan) ini sedemikian membekas dalam memori saya. Seolah-olah ada sesuatu, mungkin substansi, semangat, nilai atau makna tak biasa dari kalimat yang dianggap biasa tersebut. Dan setengah terpaksa, saya korek lagi sebuah relasi dan relevansi kalimat tersebut pada konteksnya. “Apa toh makna ungkapan tersebut, wong cuma guyonan kok,“ jawaban itu pula yang saya dapat dari kawan lainnya, yang kebetulan orang Tegal, ketika suatu waktu saya…
Read MoreKumpulan Foto Tegal Jaman Dahulu (bagian kedua)
Lanjutan dari postingan Kumpulan Foto Tegal Jaman Dahulu (bagian pertama), berikut InfoTegal akan memposting foto-foto lainnya 🙂
Read More