Angger Ora Sing Nglakoni Sedekah Bumi, Aja Kakehan Cangkem!

Sedekah Bumi Cacaban Tegal 2016 Begitulah kutipan sambutan bupati Tegal, Ki Enthus Susmono dalam acara Sedekah Bumi Waduk Cacaban yang berlangsung pagi tadi di obyek wisata Taman Tirta Waduk Cacaban yang dihadiri oleh ratusan warga. Ki Enthus berucap demikian karena santernya komentar negatif orang, terutama warga Kabupaten Tegal mengenai tradisi yang diselenggarakan setiap bulan Suro, penganggalan Jawa ini. Tak hanya sekali ini saja, sambutan beliau di acara sedekah bumi tahun kemarin pun hampir sama.

Sedekah Bumi Cacaban Tegal 2016Beliau juga menanggapi kenapa menggunakan endhas kebo (baca: kepala kerbau) , “Bisane nganggo endas kebo sih, iya pan nganggo endase kowen ora tega.”. Begitulah penjelasan orang nomer satu di kabupaten Tegal ini dalam menjawab komentar negaitif dengan gaya candaanya yang segar dan mampu membawa suasana menjadi tidak tegang. Beliau juga menambahkan, acara seperti ini juga memiliki nilai ibadah, seperti membangkitkan perekonomian warga sekitar, memberikan hiburan sendiri, dan yang pasti menambah ilmu agama karena disela-sela sambutan Ki Enthus, disertai beberapa wejangan tentang agama.

Sedekah Bumi di Waduk Cacaban ini yang sejatinya dilangsungkan pukul 09:00 sempat molor jam 10:00. Nantinya sebelum dilarungkan, ada pembacaan ayat suci Al-Qur’an , shalawat, sambutan – sambutan, ada juga sejarah singkat dari Waduk Cacaban kemudian kepala kerbau tersebut diserahkan kepada ketua adat untuk kemudian liraungkan ke tengah waduk dengan maksud untuk memberi makan ikan yang ada di waduk Cacaban.

241 total views, 3 views today