Minggu pagi kemarin (10/2), Bupati Tegal, ibu Umi Azizah meresmikan Pasar Sawah di desa Luwijawa, kecamatan Jatinegara. Para pedagang sudah antusias membuka dagangannya sejak pagi padahal pasar baru dibuka pukul 08:00. Pada pembukaan kali ini, menampilkan kesenian tradisional dari anak-anak desa Luwijawa seperti kuntulan, tari guci dan tari endel. Dalam sambutannya, Ibu Umi mengatakan“Saya berharap kepada semua masyarakat untuk bersama-sama memanfaatkan media sosial untuk memviralkan, memboomingkan , menduniakan pasar sawah lebih jauh.” Setelah selesai sambutan dilanjutkan dengan pembukaan Pasar Sawah dengan lesung, alat tumbuk padi tradisonal yang dimankan menjadi alat…
Read MoreAuthor: infotegal
Buah Duku Kesuben, Simanis Dari Kabupaten Tegal
Tidak banyak yang tahu mengenai komoditas utama dari daerah desa Kesuben, kecamatan Lebaksiu, kabupaten Tegal yaitu buah duku. Duku Kesuben menjadi salah satu buah khas kabupaten Tegal. Usaha peningkatan komoditas buah duku ini dilakukan sekitar tahun 2011, setelah sebelumnya di tahun 1992 pohon duku di Kesuben jumlahnya berkurang secara drastis karena banyaknya alih fungsi lahan. Kemudian di tahun 2011, pihak pemerintah daerah berupaya mengangkat kembali Desa Kesuben sebagai sentra buah duku. Hal ini dilakukan dengan memberikan bantuan sebanyak 4.500 bibit pohon duku kepada masyarakat, dengan tetap didampingi oleh UPTD yang…
Read MoreBaru Dibuka, Pasar Sawah Luwijawa Diserbu Pengunjung
Desa Wisata sekarang ini menjadi trend baru di dunia pariwisata, apalagi jika mengangkat konsep kearifan lokal. Hal tersebut yang menjadi motivasi Desa Wisata Luwijawa, kecamatan Jatinegara, kabupaten Tegal berani membuka pasar tradisional yang hanya buka di hari Minggu seperti Pasar Slumpring di Desa Cempaka, kecamatan Bumijawa, kabupaten Tegal. Meskipun baru soft opening hari Minggu kemarin (3/2), Pasar Sawah ini langsung diserbu wisatawan dan dagangan yang dijajakan ludes sebelum siang hari. Omsetnya pun tak main-main, sehari mereka meraup untung sekitar Rp. 3,3 juta. Angka yang fantastis sebagai permulaan. Ada yang penasaran…
Read MoreKereta Api Kamandaka Hadir Kembali!
KA #Kamandaka kini telah hadir kembali lho untuk mendukung mobilitas warga Jawa Tengah per-1 februari 2019 kemarin. Kereta api ini diaktifkan kembali agar penumpang tidak bingung dengan salah satu jadwal KA #Joglosemarkerto yang tidak loop Jawa Tengah – DIY. Jadwal KA #Kamandaka tujuan Purwokerto dari Stasiun Tegal 14:04 & 19:52 dan dari Stasiun Slawi 14:30 & 20:22. Tarif ekonomi 48k dan eksekutif 84k. Sedangkan KA #Kamandaka tujuan Semarang Poncol dari Stasiun Tegal 07:05. Dan dari Stasiun Slawi 06:36. Tarif ekonomi 60k dan eksekutif 104k. Sehingga untuk saat ini #Joglosemarkerto hanya 1x perjalanan jika via Purwokerto yaitu jam 08:41…
Read MoreKeseruan Lomba Mukbang Mie di Festival Kuliner Tegal
Dalam rangka meramaikan acara Festival Kuliner Tegal 2019 di DeBe Mall Tegal, diadakan Lomba Mukbang Mie pada hari Jum’at siang kemarin (1/2). Ada 54 peserta yang turut berpartisipasi dalam lomba tersebut. Dalam waktu 30 menit, peserta diharapkan menghabiskan porsi mie sebanyak-banyaknya yang disediakan oleh Panitia, 1 porsi mie setara dengan 3 Bungkus mie. Hadiah yang diberikan untuk Juara 1 senilai Rp. 500.000, Juara 2 Rp. 300.000 dan Juara 3 Rp 200.000. Lomba tersebut dimenangkan oleh Sigit yang bisa menghabiskan 5 porsi mie, Juara kedua dimenangkan Pak Abud dengan 5 porsi…
Read MoreBregas Barbergood, Potong Rambut Bayar Suka-suka
Ada pemandangan yang unik, tepatnya di Pintu masuk Pendopo Amangkurat, ada yang membuka lapak potong rambut di sana? Kok bisa?! Jangan kaget dulu, mereka dari Komunitas Babershop Brebes-Tegal-Slawi (Bregas) yang sedang mengadakan Penggalangan dana untuk Korban Bencana Tsunami Banten dan Lampung. Aksi sosial ini mereka lakukan dengan cara “Potong rambut bayar suka-suka”. Ketua Babershop Bregas Mas Baedi Koboi mengatakan “Acara sosial ini dilakukan dari pukul 8:00 pagi sampai 11:00 siang, bukan hanya di Alun-alun Hanggawana kami juga melakukan mencukur rambut di Alun-alun Tegal dan Alun-alun Brebes secara bergilir. Terkadang juga…
Read MoreSudah Coba Durian Jatinegara Belum? Wajib Coba Lho
Jangan bilang Durian Lovers Tegal kalau belum pernah nyicipin durian lokal yang ada di Jatinegara. Apalagi sekarang sudah masuk musim durian, sepanjang jalan Jatinegara – Luwijawa banyak sekali pedagang durian lokal dan montong yang menjajakan dagangannya. Salah satu penjual durian bernama Pak Jalal sedang menebas durian didaerah Jatinegara arah Luwijawa, dia menjual durian seharga Rp. 50.000 – Rp. 80.000 perbuah. banyak dari masyarakat Kota Tegal, Pemalang hingga Losari yang membeli durian padanya. Menurutnya, setiap siang hari ketika musim durian datang warung duriannya sangat ramai, bahkan saat hari minggu jam 9…
Read MoreThe Mantis, Produsen Gitar Asal Tegal
Suka genjrang-genjreng main gitar tapi masih suka beli gitar di luar kota? Kalau iya, nih coba lihat produksi gitar The Mantis yang ada di desa Pesalakan Adiwerna. Sudah lebih dari 15 tahun The Mantis memproduksi gitar dan produksinya sudah di kirim ke kota-kota besar seperti Pekalongan, Bandung, hingga ke Medan. Awalnya, The Mantis memproduksi gitar di desa Kendal Serut Pangkah, namun sekarang pindah ke Jl. Mbah Beji No. 27 RT/ RW: 33/02 Pesalakan, Adiwerna, Kab. Tegal sekitar 5 tahun yang lalu. The Mantis menerima pesanan custom dan servis berbagai macam…
Read MoreSpasi Creative Space, Tempat Nongkrongnya Industri Kreatif Tegal
Butuh tempat tongkrongan yang bisa “menelurkan” ide-ide kreatif? Nah, pas nih, pada hari Rabu kemarin (9/1) telah dibuka sebuah Galeri bernama “SPASI CREATIVE SPACE” di Jalan Sawo Barat no. 46, Kraton, Tegal Barat, Kota Tegal. Tempat ini merupakan ruang kreatif dan tempat untuk menampung aspirasi segala karya seni dari forografi, literasi, film, hingga seni rupa. Dalam pembukaannya, Spasi Creative Space memamerkan 104 foto dari berbagai profesi seperti nelayan, dokter, pemulung, fotografer, penyanyi, ibu rumah tangga dan masih banyak yang lain. Sedangkan dilantai 2 merupakan tempat pemutaran dan diskusi film. Pameran…
Read MoreKesenian Ebeg atau Barongan Juga Ada di Tegal
Masih ingat dengan kata “pedawangan”? Semacam ondel-ondel yang biasanya fungsinya untuk menakut-nakuti anak kecil. Nah di daerah Tegal juga ada, namanya Ebeg atau sering disebut juga dengan Barongan. Kesenian ini biasanya satu paket dengan jaran lumping. Fungsinya bukan untuk menakut-nakuti anak kecil ya, namun sebagai kesenian daerah yang nyaris punah. Ebeg atau barongan, menggunakan kostumnya sangat sederhana. Hanya menggunakan karung goni sebagai penutupnya dan mulut menggunakan kayu sederhana. Pemain ebeg terkadang sengaja dibuat kerasukan agar penampilan menjadi lebih menarik. Namun saat kerasukan, tak seagresif kuda lumping. Sehingga atraksinya hanya memutar…
Read MoreAlun-alun Hanggawana Slawi Dipercantik Dengan Pohon Tabebuya
Sering melihat pohon tabebuya yang cantik di kota lain atau di film-film? Biasanya langsung berandai-andai kalau bisa foto langsung di bawah pohon nan cantik tersebut. Tapi tenang saja, Jum’at pagi kemarin (14/12) ratusan pohon tabebuya (Tabebuia rosea) ditanam di Alun-alun Hanggawana Slawi. Total jumlah yang tertanam adalah 140 buah yaitu 90 bunga yang berwarna merah muda, 10 berwarna putih, dan 40 yang berwarna kuning. Dan 20 pohon ketapang kencana. Acara penanaman pohon tersebut dilakukan oleh Bupati Tegal, ibu Umi Azizah dan seluruh kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah). Sedangkan dana yang…
Read MoreNikmatnya Kuliner Lengko di Warung Makan Pi’an
Selamat siang, sudah makan siang belum? Pasti belum kan ya. Apalagi yang baru turun dari kereta api dan lapar pengin langsung makan kuliner klangenan khas Tegal. Cus langsung ke WM Pi’an. Lokasinya di depan Stasiun Tegal tapi agak ke utara, jalan kaki sebentar sudah langsung sampai. Warung ini legend banget, sampai menjadi favoitnya (alm) pak Bondan Winarno kalau lagi mampir ke Tegal. Apalagi warung yang konon ada sejak tahun 1926 ini disebut juga dengan rajanya lengko. Jadi menu utama yang favorit tentu saja lengko khas Pantura namun disesuaikan dengan lidah…
Read More